Tema : Menebar Cinta dan Kepedulian di Bulan Muharram
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, nikmat, dan karunia-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H, MT Irsyadul Ibad kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata implementasi ajaran Islam dalam menebarkan kasih sayang kepada sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.
Acara santunan ini berlangsung dengan penuh khidmat, hangat, dan sarat makna. Kegiatan diawali dengan tawassul bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran acara, serta ridha Allah SWT. Suasana semakin syahdu saat jamaah bersama-sama melantunkan pembacaan rowi dan shalawat kepada Rasulullah SAW, yang menambah keberkahan serta menumbuhkan rasa cinta kepada Baginda Nabi.
Puncak acara diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh ustadz Mohamad Endang Sudrajat, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tentang pentingnya menyantuni anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai amalan yang sangat dicintai Allah SWT.
Beliau menjelaskan bahwa menyantuni anak yatim bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, perhatian, dan kasih sayang dalam kehidupan mereka. Rasulullah SAW bersabda:
“Aku dan orang yang memelihara anak yatim di surga seperti ini,”
lalu beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Bukhari)
Hadits tersebut menunjukkan betapa mulianya kedudukan orang yang peduli terhadap anak yatim. Menyantuni mereka menjadi jalan untuk meraih kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga kelak.
Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa memperhatikan kaum dhuafa merupakan bagian dari akhlak mulia seorang muslim. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an agar umat Islam senantiasa berbuat baik kepada anak yatim dan orang-orang miskin. Kepedulian terhadap sesama bukan hanya mendatangkan pahala, tetapi juga membuka pintu keberkahan dalam kehidupan.
Dalam tausyiahnya, beliau juga mengingatkan tentang keistimewaan bulan Muharram. Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Di bulan ini terdapat banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam dan sejarah para nabi, di antaranya:
- Diterimanya taubat Nabi Adam AS
- Berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS setelah banjir besar
- Diselamatkannya Nabi Ibrahim AS dari api Namrud
- Diselamatkannya Nabi Musa AS dari kejaran Fir’aun
- Gugurnya cucu Rasulullah SAW, Husain bin Ali, dalam peristiwa Karbala
Bulan Muharram menjadi momentum untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kegiatan santunan yang diselenggarakan oleh MT Irsyadul Ibad ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Senyum bahagia anak-anak yatim dan rasa syukur dari kaum dhuafa menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh panitia dan jamaah yang hadir.
Semoga kegiatan santunan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur, panitia, dan semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala berlipat ganda, melimpahkan keberkahan dalam harta, kesehatan, serta keluarga.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Drive dokumentasi acara santunan :
https://drive.google.com/drive/folders/1RXveZYwQB3NEPFQoeWppGOw4aNkmoMdW


